EXODUZ

Cendawan

Di pelupukmu, kiranya aku sekadar selumbar penasaran yang tersangkut di kelindan maya. Namun tunas ganjil merambat di rongga sunyi, menjelma cinta yang kerdil di bawah cendawan.

Aku ingin mencungkil cakrawala percakapan, menembus tabir, meraba wajah di balik gulita.

Sayang, akar kerdilku terkungkung lumut. Kita pun lerai di beranda jenuh, dua bayang bebal yang saling membisu.

#puisi